10 Tips Berkendara Aman Saat Hujan

10 Tips Berkendara Aman Saat Hujan

Grandsehat.co.id – Perubahan cuaca dan peningkatan curah hujan semakin sering terjadi sehingga mengakibatkan jalanan tergenang air, bahkan banjir. Oleh karena itu, kewaspadaan dan perhatian ekstra sangat diperlukan oleh pengemudi untuk mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan di jalan.

Berikut adalah beberapa tips berkendara dengan aman, terutama saat musim hujan dan ketika Anda memasuki jalanan yang tergenang air.

Pertama, melakukan standar check-up pada kendaraan Anda, termasuk wipers, tekanan ban, oli, mesin, baterai dan lampu. Pengisian bahan bakar dalam kondisi penuh sangat diperlukan sebelum Anda bepergian jauh.

Kedua, rencanakan rute Anda sebelum bepergian, terlebih saat Anda menuju daerah yang jarang atau belum pernah dikunjungi. Perasaan tersesat akan menimbulkan kebingungan dan menganggu konsentrasi. Terlebih lagi, potensi cuaca dan jarak pandang yang buruk membutuhkan kemampuan mengemudi ekstra hati-hati.

Ketiga, gunakan gigi rendah ketika menghadapi jalan menanjak atau turunan yang curam dan licin. Menggunakan gigi rendah memudahkan mesin untuk melakukan pengereman sebelum mencapai tikungan curam dan membantu Anda mengontrol kecepatan kendaraan, serta membuat rem Anda bertahan lebih lama.

Keempat, pastikan kendaraan Anda pada kondisi yang baik, terutama pada bagian mesin. Dalam kondisi jalan yang berbukit, mobil dengan torsi besar akan lebih andal dalam menaklukan medan.

Kelima, latih kesabaran. Musim hujan sering berujung pada kemacetan lalulintas. Dengan menghubungkan smartphone Anda ke Mylink, Anda dapat memantau kondisi lalulintas melalui peta digital yang sering digunakan masyarakat. Namun demikian, saat kemacetan tidak dapat dihindari, Anda perlu melati kesabaran Anda. Hindari berpekulasi untuk menyusul kendaraan lain ketika secara visual Anda tidak bisa melihat jalanan di depan Anda, seperti saat berada di tikungan, jembatan, bukit, dan lereng gunung.

Keenam, teknologi yang mendukung, seperti Lane Departure Warning, Forward Coallision Alert, Panic Brake Assist, Electronic Stability Control, dan Anti-Rolling Protection akan membuat pengemudi akan mendukung rasa di tengah perjalanan.

Ketujuh, hindari mengemudi melalui genangan air yang lebih tinggi dari roda kendaraan Anda atau trotoar. SUV tipe besar atau pickup truck, seperti Chevrolet Trailblazer dan Colorado, dapat mempertahankan tenaga sampai dengan ketinggian genangan tertentu. Kenali tipe kendaraan Anda sebelum melalui jalan yang tergenang.

Kedelapan, jika harus melalui jalan yang tergenang, matikan pendingin kabin dan turunkan jendela. Mengemudi dalam kondisi jalanan tergenang dengan AC menyala dapat mematikan mesin karena kipas elektronik akan berputar dan mengakibatkan air dapat menyiprat dan masuk ke dalam mesin. Jika mesin tidak mati, kipas elektronik akan mulai berputar dan menarik puing-puing yang mengambang di air sehingga dapat memecahkan kipas dan membuat mesin terlalu panas.

Kesembilan, setelah keluar dari air, injak-lepas rem secara perlahan untuk mengeringkan mesin. Injak rem dengan kaki kiri Anda jika Anda terbiasa dengan teknik ini. Berhenti sejenak dan pastikan kendaraan Anda tidak ada kantong plastik atau serpihan-serpihan lainnya yang terjebak dalam grille atau sirip radiator di bagian belakang.

Kesepuluh, setelah mengemudi melalui jalanan yang tergenang, bersihkan kendaraan Anda terutama di bagian bawah dan roda kendaraan. Hilangkan rumput, daun, serta noda-noda kotoran yang tersisa dan dapat menimbulkan percikan api jika dibiarkan di dalam mesin. Lalu, ganti oli transmisi karena air mungkin akan masuk ke dalam sistem. Bersihkan karpet mobil Anda untuk mencegah jamur dan bawa mobil Anda ke bengkel resmi untuk diperiksa lebih lanjut.

Related Posts---

Leave A Reply---

Back to top