Bagian Mobil Ini Harus Dicek Setiap 3 Bulan Sekali

Bagian Mobil Ini Harus Dicek Setiap 3 Bulan Sekali

Grandsehat.co.id – Merawat mobil adalah bagian utama dalam memperpanjang usia kendaraan Anda. Perawatan yang dilakukan secara rutin akan membuat performa mobil Anda semakin baik.

Untuk merawat mobil bukan berarti harus selalu membawanya ke bengkel, tetapi Anda sendiripun bisa melakukan perawatan sendiri.

Tentu saja perawatan ini adalah perawatan mobil yang memang bisa Anda lakukan di mobil, bukan perawatan yang membutuhkan keahlian khusus seperti yang dimiliki bengkel-bengkel.

Sebut saja perbaikan seperti ketok magic, atau perawatan kerusakan mesin. Untuk hal-hal seperti ini ada baiknya jika diserahkan kepada para ahlinya, bukan? Tetapi jika membicarakan perawatan mobil seperti kebersihan mobil, aki, oli adalah hal yang mudah dan bisa Anda lakukan di garasi rumah Anda.

Berikut merupakan perawatan 3 bulanan yang harus Anda lakukan jika memiliki mobil.

1. Oli dan Filter
Bagi setiap pemilik kendaraan bermotor oli menjadi salah satu bagian penting untuk kendaraan tersebut bisa berfungsi dengan baik atau tidak.

Oli haruslah diganti setiap 3 bulan sekali dan tentu saja Anda harus menggunakan oli yang tepat dan sesuai dengan mesin Anda.

Memang penggantian oli saja tidak cukup, Anda pun harus memerika filter oli. Filter oli yang tersumbat tidak akan membawa Anda kemana-mana melainkan bengkel saja.

Filter oli pun sebaiknya diganti saat penggantian oli kendaraan Anda. Jika filter sampai tersumbat, berarti filter tersebut kotor dan dapat membuat oli tidak dapat tersalurkan dengan baik.

Ada dua jenis filter yang mungkin Anda temukan, yang pertama adalah filter berbahan kertas dan yang kedua berbahan kawat kasa. Jika anda berencana ingin mengganti sendiri filter oli dan olinya, Anda harus mengenali bahan filter yang dimiliki oleh kendaraan Anda.

2. Cairan Pembersih Kaca / Air Wiper
Cairan pembersih kaca mobil banyak mengandung metanol yang tentu saja berbahaya bagi Anda dan lingkungan sehingga harus dikurangi pemakaiannya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengganti air permbersih ini yaitu dengan cara membuat sendiri cairan pembersih.

Cairan ini bisa dibuat dengan menggunakan alat-alat yang bisa ditemukan di rumah Anda. Tentu saja menggunakan cairan pembersih sendiri akan jauh lebih hemat daripada membeli sendiri cairan ini.

Anda bahkan dapat menggunakan cairan pembersih kaca yang biasa digunakan untuk membersihkan kaca jendela rumah Anda dengan mencampurkannya dengan air.

3. Cairan Power Steering
Power steering juga memiliki cairan yang berguna untuk membuat penggunaan kemudi yang nyaman.

Jika Anda pernah mengalami power steering yang terasa berat, bisa saja itu dikarenakan oleh selang yang sudah aus atau karena cairan power steering yang semakin sedikit atau bahkan terhambat oleh selang yang rusak.

Kekurangan cairan ini bisa menyebabkan power steering berdengung dan bergetar. Jika terjadi masalah seperti ini segera lakukan pengecekan, jika masalahnya pada cairan power steering segeralah ganti dengan membawa ke bengkel resmi terdekat.

4. Cairan Transmisi
Selain power steering, yang perlu Anda cek adalah ketersediaan cairan transmisi.

Cairan transmisi ini juga berfungsi sebagai sistem hidrolik pada mobil. Cairan transmisi ini tentu saja dimiliki oleh mobil manual maupun matic.

Penggantiannya juga bisa dilakukan secara manual oleh Anda atau jika tidak ingin repot dapat membawa mobil Anda ke bengkel untuk mengganti cairan transmisi.

Jika Anda melakukannya secara manual berarti Anda harus memahami apa saja yang bisa terjadi pada cairan transimi. Untuk masalah seperti kebocoran biasanya cairan transmisi akan berada pada titik di bawah tulisan “add” atau “dingin.”

Jika menemukan masalah seperti ini, artinya Anda harus segera membawa mobil Anda ke bengkel untuk segera melakukan perawatan lanjutan. Jangan lupa untuk mengecek cairan ini dalam waktu 3 bulan sekali.

5. Kabel dan Aki
Aki termasuk bagian mobil yang memiliki cairan. Tentu saja untuk Anda yang kendaraannya menggunakan aki basah, maka Anda harus memperhatikan cairan aki-nya.

Pilihlah air aki yang memang telah Anda percayai memiliki kualitas yang baik. Jika air aki yang dimiliki oleh mobil Anda cepat berkurang dan habis berarti kemungkinan ada kerusakan pada sel baterai aki Anda.

Untuk membersihkan aki dari luar, caranya cukup gampang yaitu hanya menggunakan air panas saja. Bersihkan aki dan usahakan agar tidak terkena kable-kabel yang berhubungan dengna aki.

Setelah pembersihan cek juga terminal atau kleman aki. Kleman aki yang longgar ini bisa menyebabkan timbulnya kerak berwarna hijau pada aki mobil.

Selanjutnya adalah memeriksa kabel, jika ada kerusakan pada kabel dapat membuat mobil Anda tidak bisa menyala. Sehingga kabel ini pun harus di cek secara rutin untuk mengantisipasi kerusakan yang mungkin terjadi.

6. Semua Lampu Mobil
Tentu saja semua lampu mobil adalah bagian yang harus di cek secara rutin. Baik dari headlamp, lampu sen serta lampu bagian belakang.

Memang terkadang banyak orang meremehkan hal ini, tetapi lampu yang rusak dapat mengakibatkan kesalahpahaman antar pengemudi mobil dijalanan sehingga bisa menyebabkan kecelakaan.

Periksalah dengan rutin lampu mobil ini untuk menjaga kualitas kenyamanan Anda saat berkendara di jalanan, termasuk berkendara di malam hari.

Nah, bagian-bagian mobil ini terkadang luput dari penglihatan kita sebagai pengemudi sehingga perawatannya bisa terlewati.

Tetapi jangan lupa bahwa bagian-bagian mobil di atas sangatlah penting sehingga harus selalu di cek.

Jadi, segeralah cek bagian-bagian mobil di atas setiap 3 bulan sekali untuk menjami performa mobil yang lebih baik. Hal ini juga akan menghindarkan Anda dari ‘berkunjung’ ke bengkel setiap ada masalah.

Related Posts---

Leave A Reply---

Back to top