Bahaya Kotoran Burung pada Bodi Mobil Bila Tidak Langsung Dibersihkan

Bahaya Kotoran Burung pada Bodi Mobil Bila Tidak Langsung Dibersihkan

Grandsehat.co.id – Warna bodi mobil cepat rusak apabila dibiarkan dalam keadaan kotor. Apabila kotoran membandel, akan susah dibersihkan dan dampak lainnya adalah cat bisa memudar.

Kotoran yang mengandung banyak zat korosi bagi bodi mobil salah satunya adalah kotoran burung dan getah pohon. Menurut Dealer Technial Support PT Toyota Astra Motor (TAM), Didi Ahadi, apabila tidak cepat dibersihkan noda ini akan menyerap ke lapisan cat mobil.

“Kotoran burung itu seperti getah jadinya, karena kan (burung) makannya buah-buahan, dan itu bisa meresap ke dalam lapisan clear coat cat mobil,” ujar Didi.

Bila mengutip laman Carfromjapan, endapan kotoran burung mengandung asam yang tinggi dengan tingkat pH antara 3 dan 4,5 yang berarti cukup asam. Dalam hitungan tiga menit apabila tidak dibersihkan, kotoran tersebut akan memakan lapisan coating (pelindung) cat mobil kesayangan.

Untuk mencegah hal itu terjadi, Didi menjelaskan untuk cepat membersihkannya dengan air dan lap mikro fiber yang tidak membuat baret bodi mobil. Atau apabila sudah terlanjur meninggalkan bercak bisa memolesanya tipis-tipis.

“Tergantung lama fleknya, kalau sudah menyerap ke bawah clear coat rada susah, harus dicat ulang. Kalau mau coba diperbaiki bisa dengan memanaskan permukaan cat yg terkena flek dengan hot gun, lalu diamplas dengan grid 1500 dan dipoles,” jelasnya.

“Amplasnya jangan terlalu dalam nanti catnya botak,” tambah Didi sambil tertawa.

Hanya saja apabila bercak masih berada di permukaan, cara terbaiknya adalah menyekanya dengan tambahan cairan pembersih dengan sebutan bug and tar remover yang tersedia di pasaran dengan rentang harga mulai dari Rp 80 hingga 250 ribu.

Langkah terakhir adalah sesering mungkin memoles bodi dengan wax, cara ini memang tidak mengusir burung membuang kotoran pada mobil Anda. Tetapi dengan cara ini akan memudahkan proses pembersihan kotoran burung atau getah buah dan pohon.

Related Posts---

Leave A Reply---

Back to top