Hindari Kebiasaan yang Bikin Aki Cepat Tekor

Hindari Kebiasaan yang Bikin Aki Cepat Tekor

Grandsehat.co.id – Seiring pemakaian, kemampuan aki sebagai sumber utama kelistrikan mobil pasti berkurang karena proses kimiawi. Meski ada batas masa pakai, pemilik mobil bisa melakukan penghematan dengan cara-cara sederhana.

Intinya mengubah kebiasaan yang bisa bikin aki cepat tekor. Kebiasaan kurang baik yang kerap dilakukan pemilik mobil yaitu lupa mematikan perangkat elektronik setelah mematikan mesin.

Paling sering, pemilik lupa mematikan AC dan headunit ketika parkir. Saat nanti selesai parkir dan ingin menyalakan mesin, kerja motor starter sebagai komponen utama yang menyedot energi aki bakal semakin berat bila posisi AC dan head unit masih menyala.

Pemilik sering tergesa-gesa menyalakan mesin. Cara kerja menyalakan mesin pada umumnya ada dua tahap, pertama yaitu memutar kunci ke posisi on, kemudian kedua, kunci diputar ke posisi starter, lantas mesin menyala.

Dua tahap itu sebaiknya tidak dilakukan seketika. Ketika kunci di posisi on, sistem sedang bekerja menganalisa status mobil seperti kondisi aki dan mesin, serta fitur-fitur misalnya airbag dan Antilock Braking System (ABS). Proses ini, yang bekerja menggunakan energi dari aki, butuh beberapa detik.

Disarankan, agar memudahkan kerja motor starter sekaligus meringankan suplai energi aki, pemilik memberi jeda sebelum kunci diputar dari posisi on ke posisi starter.

Setiap produsen mobil sudah menghitung kebutuhan kelistrikan mobil lantas disesuaikan dengan spesifikasi aki. Sebab itu bila pemilik memutuskan untuk menambah perangkat elektronik, misalnya aksesori audio, sebaiknya dikonsultasikan dengan pihak bengkel.

Tujuannya agar pemanfaatan energi aki bisa sesuai. Memberi aki tugas tambahan di luar fungsi utama sanggup memperpendek usia pakai. Rekomendasi pabrikan usia pakai aki dalam kondisi normal setidaknya satu atau satu setengah tahun.

Related Posts---

Leave A Reply---

Back to top